Oleh Floura Exveleransa, Mahasiswa Prodi Sistem Informasi IIBN semester 2
Perkembangan teknologi informasi pada era digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pengembangan perangkat lunak dan website. Website tidak lagi hanya digunakan sebagai media penyampaian informasi, melainkan telah berkembang menjadi sistem yang kompleks dan interaktif, seperti sistem informasi sekolah, aplikasi manajemen data, e-commerce, hingga layanan administrasi digital.
Dalam proses pengembangan website modern, dibutuhkan suatu metode atau pola arsitektur yang mampu membantu pengembang dalam mengelola struktur kode agar lebih terorganisir, mudah dipelihara, serta efisien dalam proses pengembangan. Salah satu pola arsitektur yang banyak digunakan adalah Model View Controller (MVC).
Model View Controller (MVC) adalah sebuah pola arsitektur perangkat lunak yang digunakan untuk memisahkan antara logika bisnis, tampilan antarmuka, dan pengendalian alur aplikasi. Tujuan utama dari MVC adalah menciptakan struktur kode yang lebih rapi, terorganisir, dan mudah dikembangkan.
MVC terdiri dari tiga komponen utama, yaitu: 1. Model 2. View 3. Controller
Ketiga komponen tersebut memiliki tugas dan fungsi masing-masing yang saling berhubungan dalam menjalankan sebuah aplikasi web.
CodeIgniter 4 adalah framework berbasis PHP yang digunakan untuk membangun aplikasi web secara cepat dan efisien. Framework ini merupakan pengembangan terbaru dari CodeIgniter sebelumnya dengan berbagai peningkatan fitur, keamanan, serta performa.
Beberapa keunggulan CodeIgniter 4 antara lain:
- Struktur kode lebih rapi
- Proses pengembangan lebih cepat
- Mendukung sistem routing modern
- Keamanan aplikasi lebih baik
- Mendukung penggunaan Composer
Komponen Utama MVC
- Model
Model merupakan bagian yang bertugas mengelola data dan berinteraksi langsung dengan database. Model digunakan unt uk melakukan proses seperti: • Menambah data • Menghapus data • Mengubah data • Mengambil data dari database
Dalam CodeIgniter 4, model biasanya dibuat di folder app/Models:

2. View
View merupakan bagian yang bertugas menampilkan data kepada pengguna. View berisi tampilan antarmuka website seperti HTML, CSS, dan JavaScript. View biasanya disimpan pada folder app/Views :

3. Controller
Controller berfungsi menghubungkan Model dan View. Lokasi file app/Controllers:

Implementasi MVC pada CI4
1. Membuat Database

2. Konfigurasi Database pada App/Config/Database.php

3. Pembuatan Model

4. Pembuatan Controller

5. Pembuatan View

6. CRUD pada MVC
- Create , $model->save([ ‘nama’ => $this->request->getPost(‘nama’), ‘kelas’ => $this->request->getPost(‘kelas’) ]);
- Read, $model->findAll();
- Update, $model->update($id, [ ‘nama’ => ‘Budi’ ]);
- Delete, $model->delete($id);
Model View Controller (MVC) merupakan metode pengembangan website yang membagi aplikasi menjadi tiga bagian, yaitu Model, View, dan Controller. Dengan konsep ini, kode program menjadi lebih terstruktur, mudah dipahami, dan lebih mudah dikembangkan.
CodeIgniter 4 mendukung implementasi MVC dengan baik karena memiliki struktur folder yang jelas serta fitur yang mempermudah pengelolaan aplikasi web. Dalam penerapannya, Model digunakan untuk mengelola data, View digunakan untuk tampilan, dan Controller digunakan untuk mengatur alur aplikasi.
Penggunaan MVC pada CodeIgniter 4 memberikan banyak keuntungan seperti mempermudah maintenance, meningkatkan kerapian kode, dan membantu proses pengembangan website menjadi lebih efisien. Oleh karena itu, MVC sangat cocok digunakan dalam pembangunan website modern. Karena menaruh seluruh kode dalam satu file lalu berharap semuanya tetap waras bukan strategi pemrograman. Itu ritual pemanggil error.*
