Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional (IIBN) menyelenggarakan Yudisium untuk mahasiswa Program Studi Sistem Informasi pada Rabu (17/6/2026), sebagai tanda telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan berhak menyandang gelar Sarjana Komputer (S.Kom.).
Salah satu lulusan yang menjadi inspirasi adalah Levi Cornelia, yang berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun, sesuai masa studi ideal di IIBN. Pencapaian ini menjadi semakin istimewa karena Levi juga menjalani perkuliahan sambil bekerja.
Menurut Levi, kunci utama untuk dapat lulus tepat waktu adalah memiliki target yang jelas sejak awal dan memahami seluruh tahapan yang harus diselesaikan selama masa perkuliahan.
“Saya berusaha memahami apa saja yang harus diselesaikan untuk memenuhi target kelulusan. Tugas-tugas penting, ujian, maupun persyaratan akademik harus diselesaikan tepat waktu. Selain itu, jangan menunda pengerjaan skripsi karena proses revisinya sering kali memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan,” ujarnya.
Menjalani peran sebagai mahasiswa sekaligus pekerja tentu bukan hal yang mudah. Levi mengaku sering pulang bekerja agak lama sehingga tidak selalu dapat mengikuti seluruh kegiatan perkuliahan secara maksimal. Namun kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengabaikan tanggung jawab akademiknya.
“Waktu luang di akhir pekan saya manfaatkan untuk mengejar materi yang tertinggal dan menyelesaikan tugas yang ada, meskipun hasilnya mungkin tidak selalu sempurna,” jelasnya.
Bagi Levi, konsistensi jauh lebih penting daripada mengejar kesempurnaan. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain yang juga sedang berjuang menyelesaikan studi di tengah berbagai tantangan.
“Setiap orang memiliki kondisi, tantangan, dan perjuangannya masing-masing. Jangan membandingkan perjalananmu dengan orang lain. Yang terpenting adalah tetap bertanggung jawab terhadap kewajiban akademik dan terus bergerak maju, meskipun progresnya tidak selalu sempurna. Tidak perlu memaksakan diri menjadi mahasiswa yang sempurna. Selama masih berusaha dan tidak menyerah, kesempatan untuk lulus dan mencapai tujuan akan selalu ada,” pesannya.
Keberhasilan Levi menunjukkan bahwa manajemen waktu, disiplin, dan komitmen yang kuat mampu mengantarkan mahasiswa mencapai target kelulusan, bahkan ketika harus membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan.
Program Studi Sistem Informasi IIBN berharap kisah Levi Cornelia dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berjuang menyelesaikan studi tepat waktu. Dengan sistem perkuliahan yang fleksibel serta dukungan dosen dan lingkungan akademik yang kondusif, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan transformasi digital.*
